Sistem Navigasi Elektronika

DASAR TEKNIK RADIO KOMUNIKASI


Pada bagian ini akan dibahas tentang teori dasar yang harus diketahui sebelum mempelajari berbagai sistim navigasi elektronika. Sistim navigasi elektronika dimana setiap alat navigasi ini dirakit dari komponen-komponen elektronika dan didalamnya diproses gelombang elektromagnetik sebagai peran dasar. Setelah beberapa dekade terakhir sistim ini banyak mengalami perkembangan pesat dan kita wajib mengikuti kemajuan ini karena sangat penting untuk menambah ilmu pengetahuan tentang dasar sistim ini.
Konsep dasar dimaksud seperti pengetahuan tentang teori listrik tegangan bolak-balik, pembangkitan osilasi, propagasi gelombang elektromgnetik, akurasi serta Doppler-effect masing-masing akan diberikan definisinya. Dengan kesimpulan dapat diketahui tentang pembangkit gelombang radio, propagasi dan pengaruh lapisan udara ionosfir.

ARUS BOLAK-BALIK DAN TEGANGAN BOLAK BALIK FREKUENSI


Frekuensi ialah terjadinya sejumlah gelombang dalam satu periode waktu. Dalam ilmu elektronika frekuensi merupakan sejumlah putaran (cycle) gelombang yang berulang-ulang terjadi dalam satu periode waktu. Satu cycle terdiri dari tegangan positif dan negatif atau disebut juga osilasi medan elektromagnetik. Cycle ini dalam bentuk yang tetap secara berulang-ulang berbentuk gelombang. Frekuensi ini diukur dalam satuan cycle per detik (c.p.s). 
Dalam ilmu elektronika bagian frekuensi ini disebut dalam Hertz. Satu cycle per detik sama dengan satu Hertz yang disingkat (Hz), contohnya 440 c/s = 440 Hz.
Grafik arus bolak balik

Grafik Satu Cycle

Huruf depan menunjukkan kelipatan 1000 (seribu) kali atau tanda pangkat dari jumlah angka nol sbb:
K = kilo = 1000 cycle
M = mega = 1000 kilo cycle
G = giga = 1000 mega cycle
T = tera = 1000 giga cycle

Jadi 1000 Hz = 1 k Hz (kilohertz). Frekuensi 9.000.000 Hz disebut 9 MHz (megahertz). Sinyal dari 15.700.000 Hz. Ditulis 15,7 G Hz (gigahertz) dan lain sebagainya.


PANJANG GELOMBANG


Wavelength (panjang gelombang) ialah jarak yang telah ditempuh oleh satu cycle gelombang dan biasanya diukur dalam meter dimana 1 meter (m) = 39,37 inchi.
Grafik Satu Panjang Gelombang

Panjang gelombang diukur antara titik ujung cycle dari satu gelombang jika sinyal dinyatakan dengan gelombang elektromenitis, maka satu panjang gelombang sama dengan jarak satu cycle yang telah ditempuh di angkasa bebas. Panjang gelombang juga disebut jarak yang telah ditempuh oleh gelombang elektromagnetik selama waktu satu cycle.

Gelombang elektromagenetis merambat sama dengan kecepatan cahaya sebesar 299.792.800 m/det. Kecepatan cahaya atau gelombang radio di udara biasanya ditulis 300.000.000 m/s atau 186 mil/det. 
Panjang gelombang dari sinyal radio diberi simbol l (lamda) huruf Yunani dan frekuensi dengan huruf f diukur dalam hertz.
l = 300.000.000/f
Misalnya panjang gelombang dari frekusnsi sinyal 4.000.000 Hz maka : 

Jika frekuensi dalam mengahertz, maka rumus dapat disimpulkan sebagai :  l (m) = 300/f (MHz) atau l (ft) = 984 f (MHz).
Sinyal dengan frekuensi 4.000.000 Hz dapat ditulis 4 MHz. selanjutnya l = 300/4 = 75 m.

RADIO TRANSMITTER (Pemancar Radio)


Ialah merupakan kumpulan komponen-komponen elektronika yang dirangkai untuk mengubah sinyal elektrik menjadi sinyal yang cocok/sesuai untuk ditransmisikan ke media komunikasi. Secara khas transmitter meliputi proses membangkitkan frekuensi sinus gelombang pembawa, memudulasi dan memperkuat tenaga pancaran. Selanjutnya sinyal dapat dilewatkan melalui kawat, coaxial kabel atau pipa wavequide untuk diteruskan ke antene untuk di propagasikan ke angkasa.

ASAL MULA GELOMBANG PEMBAWA DIBANGKITKAN 

Crystal (kristal) ialah sepotong quartz (batu kuarsa) yang dipotong berbentuk coin tipis dan rata, masing-masing sisinya dihubungkan dengan konduktor listrik satu ke tanah dan satu lagi ke muatan listrik. Kedua sisi permukaan yang rata tersebut setelah dilapisi kertas tipis kemudian diapit dengan dua pelat metal yang tipis.
Jika kristal dilalui oleh arus listrik melalui salah satu sisi pelat metal, kristal akan bergetar. Aksi ini diteruskan dan disebut sebagai piezoelectric effect. Frekuensi getaran tertangung dari mutu dan ketebalan kristal.

RF OSCILLATOR

Radio frequency oscillator terjadi pada lingkaran getaran listrik tertutup berupa rangkaian resonansi (kristal tersambung seri dengan kapasitor) dimana frekuensinya sesuai dengan frekuensi kristal yang membangkitkan. Pada dasarnya sinyal output dari rangkaian osilator diteruskan ke rangkaian penguat getaran listrik berikutnya yang inputnya cocok (sesuai).
Osilator ini ada dua jenis satu frekuensinya variabel (dapat diatur) dan jenis kedua frekuensinya sudah tetap umpamanya quartz osilator. Osilator khusus seperti atomic oscilator yang disebut juga atomic clock.

POWER AMPLIFIER

RF amplifier digunkan untuk menaikkan amplitudo getaran listrik semula yang masih rendah. Dimana besarnya amplitudo dari suatu getaran adalah menggambarkan kekuatan dari sinyal.

Postingan populer dari blog ini

Pengoperasian Radar Navigasi

Pedoman Gasing (Gyro Compass), Hukum-hukum gasing, Kedudukan Gyro-Scope di Bumi

Pendeteksian, Sea – Return (Sea Cluter), Echo Palsu, Pancaran gelombang radio RACON